Manjakan Nasaba, Tasaku BSS Gelar Undian Mega Grand Prize Via Virtual

8 August 2020 - 16:28 WIB
Kepala BSS Malang Bernard Erwin Karamoy dan Nurul Fauziah menunjukkan aplikasi produk Tasaku

MALANG (SurabayaPost.id) – Bank Sahabat Sampoerna (BSS) tak pernah berhenti memanjakan nasabahnya, meski masa pandemi Covid-19. Buktinya BSS menggelar undian mega grand prize via virtual, Sabtu (8/8/2020).

Undian secara virtual berhadiah utama umroh itu dipusatkan di Kantor BSS Malang, Jatim. Menurut Kepalq BSS Malang, Bernard Erwin Karamoy, undian mega Grand Prize Tasaku itu merupakan komitmen manajemen untuk memanjakan para nasabah.

“Undian grand prize tiga bulanan ini merupakan yang kedua kalinya pada masa pandemi Covid-19. Pertama di Surabaya, kedua di Malang ini,” kata dia saat didampingi Konsultan BSS Nurul Fauziah.

Dijelaskan dia, periode pertama Januari-Maret 2020 dilaksanakan pada bulan Mei. Sedangkan periode kedua, April-Juni digelar Agustus 2020.

Kepala BSS Malang Bernard Erwin Karamoy saat memberikan keterangan pers.

“Pelaksanaan undiannya mundur karena Covid-19. Makanya, kami gelar secara virtual, lewat live streaming dan chanel youtube. Jadi, meski pandemi Covid-19 tetap kita lakukan undian itu,” jelas dia.

Menurut dia, undian itu digelar tidak lepas dari perkembangan bisnis produk Tasaku yang cukup menggembirakan. Baik itu Tasaku di wilayah Surabaya, Sidoarjo, Gresik serta Malang.

Berdasarkan perkembangan bisnis tersebut, Tasaku pernah live di Jabodetabek. “Mudah-mudahan bisa segera go live nasional dan internasional,” kata Bernar Karamoy.

Dia optimis Tasaku bakal terus berkembang. Alasannya, karena menggunakan prinsip menabung itu gampang dan erbasis aplikasi digital banking.

“Mereka yang ada di pelosok pun bisa dilayani lewat Alfamart dan Alfamidi. Tidak ribet Nasabah pasti untung karena tiga bulan diundi,” jelas dia.

Karena itu, papar dia, kini Tasaku memiliki 23 ribu nasabah dengan dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp 6 miliar. “Khusus untuk wilayah Malang sebanyak 5 ribu nasabah dengan DPK Rp 1,8 miliar,” jelas dia sembari menambahkan bila Tasaku sebagai program Laku Pandai untuk literasi dan budaya menabung di bank itu tahun 2020 ini ditarget 30 ribu nasabah dengan DPK Rp 10 miliar. (aji)