Memperkuat Tali Persaudaraan, Puluhan Pengurus PP se Jatim Menggelar Silaturahmi

14 May 2022 - 20:57 WIB
Ketua MPC PP Kota Batu, Endro Wahyu saat memberikan sambutan
Ketua MPC PP Kota Batu, Endro Wahyu saat memberikan sambutan

BATU (SurabayaPost.id) – Memperkuat tali persaudaraan dalam organisasi. Puluhan pengurus Ormas (Organisasi Masyarakat) Pemuda Pancasila (PP) se Jawa Timur mengelar silaturahmi di HR Villa & Cottages Jalan Dewi Sartika Atas, Kota Batu, Jawa Timur, Sabtu (14/5/2022).

Silaturahmi kali ke empat yang melibatkan sejumlah 50 orang pengurus PP se Jatim tersebut, di dibenarkan koordinator Bidang Sosial PP Jatim, Abdullah Yahya.

“Silatutahmi , atau Halal bihalal Forum Komunikasi (Forkom) PP bertajuk “Tak Kenal Maka Tak Sayang” ini, sudah kali ke empat digelar,” kata Abdullah disela acara.

Kegiatan tersebut, kata dia, dihadiri sekitar 50 orang pengurus dan anggota se Jatim.

“Sebelumnya giat seperti ini tahun sebelumnya digelar di Tretes, Trawas, kemudian berlanjut di Pacet, dan di tahun ini berlangsung di Kota Batu. Ini di lakukan bertujuan untuk memperkuat tali persaudaraan  keluarga besar PP,” ungkapnya.

Silaturahmi dan Halal Bihalal Pemuda Pancasila se Jawa Timur di Kota Batu
Silaturahmi dan Halal Bihalal Pemuda Pancasila se Jawa Timur di Kota Batu

Sementara itu, Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Kota Batu, Endro Wahyu, mengatakan ajang silaturahmi ini, MPC Batu ditunjuk sebagai tuan rumah.

“Acara demokrasi untuk pemilihan tempat ajang silaturahmi ini, dari PAC – PAC se Jatim, agendanya giat ini berlangsung dua hari, Sabtu ini, sampai Minggu besuk,” kata Endro.

Giat ini, kata dia, bertajuk tak kenal maka tak sayang ini, diharap bisa bermanfaat.Olehkarena itu, lanjut Endro.

“Pepatah tak kenal maka tak sayang ini punya dua mata pisau. Satu sisi pepatah tersebut mengajarkan kita untuk berusaha mencoba menjadi manusia. Menjadi manusia bersosialisasi, mengenal orang lain,dan berinteraksi hingga bekerjasama,” papar dia.

Lantas, lanjut dia, sisi ini adalah sisi manusiawi mengenai rasa humanis seorang manusia terhadap manusia lainnya.

“Ketika satu sisi mata pisau akan bermanfaat untuk menjadi seorang manusia,” pungkasnya. (gus)