Pakar Hukum Lingkungan Unair : Gresik Harus Bangun Septic Tank Terpadu

22 March 2019 - 12:22 WIB

GRESIK (SurabayaPost.id)–Pakar hukum lingkungan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Profesor Suparto Wijoyo mengungkapkan, agar Gresik menjadi kota cerdas dan rumah yang layak huni maka kedepan tidak ada lagi masyarakat Gresik yang mempunyai kandungan logam berat diatas 5 mg/liter.

“Kalau dites laboratorium masih ada masyarakat Gresik yang kandungan logam beratnya diatas ambang yang telah ditentukan WHO dan masih banyak yang mengalami kesakitan, maka ada yang salah dalam pengelolaan lingkungannya” kata pria asal Lamongan ini saat menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2020 di Kantor Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, Rabu (20/3).

Suparto Wijoyo mengususlkan agar kedepan Pemkab Gresik membangun septic tank terpadu di setiap komunitas perumahan.

“Tidak ada salahnya misalkan dana Corporate social responbility (CSR) perusahaan yang ada di Gresik membiayai pembangunan septic tank terpadu tersebut. Agar tidak mengganggu APBD. Ini sangat mungkin karena dengan septick tank terpadu maka kebersihan lingkungan lebih terjaga,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut Sambari Halim Radianto mengabsen pejabat dalam kehadiran pada kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2020. Ada sejumlah Kepala Organisasi Perangkat daerah (OPD) Kabupaten Gresik yang dipanggiil melalui telephone untuk hadir pada kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini merupakan agenda yang sangat penting. Maka saya minta agar kegiatan yang hanya dilaksanakan setahun sekali ini harus dihadiri oleh pimpinan OPD langsung tidak boleh diwakilkan.” ujar Sambari

Bupati menyampaikan banyak terima kasih kepada masyarakat. Menurutnya, selama ini pembangunan di Kabupaten Gresik sudah berjalan on the track meskipun belum optimal.

“Kegiatan di tingkat Kabupaten ini merupakan rangkaian yang dimulai dari musrenbang di tingkat desa. Jadi Musrenbang ini adalah penyempurnaan Rencana Kerja Pemerintah Daerah 2020 dengan mengintegrasikan rencana kerja atau usulan pembangunan dari berbagai kelompok masyarakat” tandas Sambari.

Selain Bupati Kegiatan Musrenbang kali ini dihadiri oleh wakil Bupati Gresik Dr. Mohammad Qosim, anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Gresik, Pimpinan OPD, TP PKK Kabupaten Gresik beserta beberapa pimpinan Organisasi Wanita, perwakilan dari berbagai kelompok masyarakat, Perusahaan, Perbankan, LSM dan Wartawan.

Diakhir acara, Suparto Wijoyo memberikan hadiah buku yang berjudul You Tomorrow kepada Bupati Gresik.