Potong Pohon Petai, Warga Jetis Hilang Jatuh ke Sungai

17 June 2019 - 13:59 WIB
Tim Basarnas bersama relawan saat lakukan pencarian korban di Sungai Kalimas.

MOJOKERTO (surabayapost.id) – Nasib nahas dialami Supardji (57), warga Dusun Wonoayu, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Saat memotong ranting pohon petai, tiba-tiba ranting pohon patah dan Supardji terjatuh ke sungai Kalimas, Minggu (16/6/2019) sore kemarin.

Proses pencarian korban dilakukan oleh petugas tim Rescue Basarnas dengan dibantu tim petugas BPBD Kabupaten Mojokerto, para relawan, dan anggota PMI Kabupaten Mojokerto. Hingga kini korban masih dalam pencarian oleh petugas.

Saat itu diketahui korban sedang memanjat pohon petai dan memotong ranting untuk diambil daunnya. Lokasi pemotongan ranting pohon petai yang dilakukan korban berada di bantaran bibir sungai Kalimas yang tak jauh dari rumahnya berjarak sekitar 100 meter.

Namun tiba-tiba ranting yang dipanjat korban patah dan tubuhnya terjatuh. Beberapa warga yang saat itu mengetahui korban terjatuh, langsung berusaha menolongnya. Namun justru warga tidak menemukan tubuh korban. Diduga tubuh korban terjatuh dan masuk ke sungai. “Begitu terdengar suara jatuh, saya dan teman yang mengetahui langsung lari berusaha untuk menolongnya. Namun ternyata tubuh korban masuk ke sungai. Dan saya juga sudah berusaha untuk mengevakuasi tubuh korban, namun tak berhasil,” ungkap Sumarno, salah satu saksi mata.

Sementara itu, AKP Subiyanto, Kapolsek Jetis mengatakan, hingga saat ini kita bersama tim Basarnas dan relawan masih melakukan pencarian terhadap tubuh korban yang diduga tenggelam di sungai Kalimas. “Kami bersama tim Basarnas terus berusaha mencari tubuh korban yang diduga tenggelam masuk ke sungai Kalimas,” pungkasnya. (joe/fan)