Selama 19 Jam Pencarian, Warga Jetis Tenggelam Belum Ditemukan

17 June 2019 - 18:18 WIB
Petugas Basarnas tengah menyisir sungai Kalimas untuk mencari korban Supardji.

MOJOKERTO (surabayapost.id) – Selama 19 jam proses pencarian terhadap Supardji (57), warga Dusun Wonoayu, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto yang diduga tenggelam di sungai Kalimas ternyata belum juga membuahkan hasil. Penyisiran pencarian korban terus dilakukan hingga menerjunkan 3 tim sekaligus.

“Kami turunkan 3 tim pencarian hingga menyisir kawasan sepanjang sungai Kalimas ke arah timur mengikuti arus sungai. Penyisiran kami gunakan 3 perahu karet dan dimulai sejak pukul 06.00 WIB. Dalam pelaksanaan pencarian kita gunakan teknik manuver perahu karet agar tubuh korban bisa muncul dari permukaan,” ungkap koordinator lapangan Basarnas I Wayan Suyatna saat dikonfirmasi di lokasi, Senin (17/6/2019).

Sementara penyisiran pencarian tubuh korban sempat berhenti sejenak untuk istirahat. “Derasnya arus dan dalamnya titik dangkal sungai merupakan alasan bagi tim pencarian yang harus bekerja lebih keras lagi untuk berusaha dan berupaya menemukan tubuh korban. Waktu batas pencarian, kita lakukan selama 7 hari kedepan. Apapun alasannya, tim harus bisa berhasil menemukan tubuh korban karena rasa kemanusiaan. Kita sama-sama berdoa agar tubuh korban cepat ditemukan,” pungkasnya. (joe/fan)