Surabaya dan Banyuwangi Tetap Jadi Milik PDIP, Sri Untari Apresiasi Keputusan MK

17 February 2021 - 21:58 WIB
Sekretaris DPD PDIP Jatim Dr Sri Untari MAP

MALANG (SurabayaPost.id) – Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Pilkada Surabaya dan Banyuwangi melegakan PDIP. Sebab, dua daerah tersebut secara otomatis tetap menjadi milik partai yang dipimpin Megawati Soekarno Putri itu. 

Makanya, Sekretaris DPD PDIP Jawa Timur Dr. Sri Untari Bisowarno MAP,  mengapresiasi putusan MK ) yang menolak gugatan sengketa pilkada Surabaya dan Banyuwangi itu. 

Untuk hasil Pilkada Surabaya digugat paslon Machfud Arifin-Mujiaman (Maju). Namun, gugatan mereka ditolak. Sehingga jago PDIP di Pilkada Surabaya 2020 Eri Cahyadi-Armudji tinggal menunggu pelantikan sebagai Wali Kota-Wakil Wali Kota Surabaya.

Demikian  juga perkara sengketa Pilkada Banyuwangi. Paslon yang diusung PDIP Ipuk-Sugirah bakal meneruskan tradisi Kabupaten Banyuwangi dipimpin kader Banteng, setelah gugatan pasangan Yusuf-Riza diputuskan MK tidak bisa diteruskan.

“DPD PDIP Jawa Timur mengapresiasi putusan Mahkamah Konstitusi yang menyatakan bahwa Banyuwangi dan kota Surabaya untuk gugatan dari paslon yang lain kepada paslon kita tidak dikabulkan,” kata Sri  Untari, Selasa (16/2/2021).

Dia menyebut, Surabaya dan Banyuwangi merupakan daerah penting di Jawa Timur. Terlebih pemimpin sebelumnya juga kader terbaik yang dimiliki PDIP, yakni Tri Rismaharini dan Abdullah Azwar Anas.

Selama dua periode menjabat, keduanya telah berhasil membawa dua daerah tersebut maju pesat dengan berbagai macam penghargaan mulai dari level nasional hingga internasional.

“Ketika dipimpin Bu Risma dan Pak Anas, Surabaya dan Banyuwangi menjadi mercusuar di Jawa Timur. Oleh karena pemerintahan periode berikutnya kembali dipegang kader PDIP  maka kami akan melanjutkan bagaimana membangun masyarakat Surabaya dan Banyuwangi dengan lebih baik lagi,” ujarnya.

Bahkan, lanjut Untari, kader PDIP harus meningkatkan keberhasilan supaya kemakmuran masyarakat bisa segera terjadi. Dan di masa pandemi seperti sekarang ini, tambah Untari, Eri dan Ipuk harus betul-betul memiliki konsep membangun pemerintahan yang tepat dengan anggaran yang sedikit, efektif membangun masyarakat secara keseluruhan.

Wanita yang juga  Ketua Fraksi PDIP DPRD Provinsi Jatim ini, menyebut  seluruh kader dan semua elemen masyarakat menjadi kunci kesuksesan pilkada di Jawa Timur sehingga Partainya bisa memenangkan 11 dari 19 daerah yang melakukan pilkada serentak 2020 lalu.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pilkada Banyuwangi dan Surabaya. Kami bahu-membahu, seluruh pengurus DPD Jatim diturunkan, semua anggota dewan baik RI sampai kabupaten/kota, kami membagi semua anggota DPRD Provinsi dari PDIP untuk ke dapilnya masing-masing,” beber Untari. (aji)