Valentine Day, Polresta Makota Kampanyekan Prokes dan Disiplin Lalulintas

MALANG KOTA (SurabayaPost.id) – Satlantas Polresta Malang Kota mengkampanyekan protokol kesehatan (prokes) dan disiplin berlalu-lintas pada Valentine Day, di Jalan Basuki Rahmat, Senin (14/2/2022).

Kapolresta Malang Kota (Makota), Kombes Pol Budi Hermanto, S.I.K, MSi mengatakan kampanye prokes
yang dilakukan, guna menekan tingginya angka Covid-19.

Pelaksanaan prokes ketat merupakan salah satu cara yang efektif dalam mencegah penyebaran Covid. Kampanye yang dilakukan Satlantas juga menyasar disiplin berlalulintas.

“Kami juga mengkampanyekan disiplin berlalu-lintas untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang disebabkan masalah human error,” ujar Buher sapaan akrab Budi Hermanto.

Kampanye prokes, kata dia, petugas mencegat kendaraan bermotor di koridor Heritage Kayutangan di Jl Basuki Rahmat untuk memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan sambil memberikan sosialisasi terkait pentingnya disiplin dalam berlalu-lintas dan melaksanakan prokes karena Covid di Kota Malang sedang meninggi.

Bagi pengendara motor yang disiplin, polisi memberikan apresiasi dengan paket souvenir berupa cokelat yang menandai Hari Valentine serta masker, hand sanitizer, dan vitamin yang bermanfaat dalam menjalankan prokes serta meningkatkan ketahanan tubuh di masa pandemi.

Sementara itu, Kasatlantas Kompol Yoppy Anggi Khrisna S. Kom, S.I.K, M. H, menjelaskan, kegiatan tersebut melibatkan Unit Patwal. Yoppi berharap, masyarakat lebih berdisiplin dalam berlalu-lintas serta menjalankan protokol kesehatan.

“Jika Covid-19 melandai, masyarakat kembali beraktivitas secara normal, termasuk mereka yang mengadakan sarana transportasi kendaraan bermotor,” harap Yoppi.

Kasubnit Patwal, Ipda Catur Iman Pamungkas, menambahkan masyarakat diharapkan lebih sehat dan aman beraktivitas di jalan raya sehingga dapat lebih produktif secara ekonomi maupun kepentingan lainnya.

“Covid terkendali merupakan syarat bagi upaya pemulihan ekonomi di Kota Malang,” katanya.

Di sisi lain, kata dia, disiplin berlalu-lintas dapat membantu masyarakat agar aman dan selamat dalam berkendara di jalan raya. Intinya, disiplin berlalu-lintas dan melaksanakan prokes diperlukan agar masyarakat bisa lebih produktif dan aman.

Seorang pengendara, Rani, mengaku terkejut ketika dihentikan anggota. Namun ketika mengetahui dan mendapat kado suvenir, ia pun mengaku lega.

“Tadi kaget sih, la tiba – tiba kendaraan saya distop bapak Polisi. Tapi setelah saya tau dan dikasih suvenir, saya baru lega bahwa itu bentuk kecintaan Polisi kepada masyarakat. Terima kasih pak Polisi, ” ucapnya sembari tersenyum. (lil)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.