Volume Transaksi Naik 155%, BPF Malang Bakal Berkurban Buat Anak Panti Asuhan

26 July 2020 - 00:07 WIB
Pimpinan BPF Malang, Andri

MALANG (SurabayaPost.id) – Investasi yang ditawarkan Best Profit Future (BPF) tampaknya sangat menggiurkan. Buktinya, pertumbuhan volume transaksi pada semester I tahun 2020 ini mengalami peningkatan hingga 22% dibandingkan tahun sebelumnya pada semester yang sama.

“Bahkan khusus BPF Malang, pertumbuhan volume transaksi itu meningkat sampai 155%. Itu dibandingkan semester 1 tahun 2019 lalu,” kata Pimpinan PT BPF Malang, Andri, Sabtu (25/7/2020).

Dijelaskan dia, bila volume transaksi itu mencapai 52.750 lot. Sedangkan pertumbuhan nasabah, dikatakan Andri, juga meningkat 49%. Yakni bertambah 118 nasabah.

Menurut dia, para nasabah yang memilih berinvestasi lewat BPF Malang itu bervariasi. Mulai dari pengusaha, profesional hingga kaum milenial.

Untuk pengusaha, kata dia, sekitar 76%. Kaum milenial mencapai 11%. Sementara sisanya adalah kaum profesional dan ibu rumah tangga.

“Mereka tidak hanya investor atau nasabah dari Malang. Namun, juga ada yang berasal dari daerah atau kota lain di wilayah Jatim. Bahkan ada yang dari luar negeri,” tutur dia.

Sebagian besar dari mereka, yaitu 49% memilih investasi di sektor emas (loco gold) dan indeks saham Han Seng 30%. Sisanya investasi di sektor lainnya.

Menurut Andri, mereka lebih tertarik investasi di emas dan indeks saham Han Seng karena beberapa alasan. Di antaranya, aman dan stabil, ada fluktuasi serta bisa dianalisa.

Meski begitu diakui Andri jika nasabah itu ada tiga tipe. “Ada yang konservatif, modern dan agresif. Kalau nasabah agresif cenderung pilih investasi di emas,” jelasnya.

Makanya, kata dia, meski kondisi wabah Covid-19 belum redah, investasi yang dikelola BPF tak terpengaruh. Apalagi, untuk menarik investor atau nasabah bisa lewat zoom meeting, Google Meet atau video call. Termasuk juga kalau melakukan transaksi.

Maka dari itu, kata dia, pertumbuhan volume transaksi dan nasabah di BPF Malang –khususnya– mengalami peningkatan yang signifikan. Sehingga, membuat Andri merasa lega.

Karena itu, kata Andri, BPF Malang akan berkurban pada Hari Raya Idul Adha nanti. Hewan kurban itu bakal dibagikan pada anak yatim piatu di panti asuhan. “Pertengahan Agustus nanti, kami juga akan menggelar donor darah,” pungkasnya. (Aji)