Banyak Jalan Berlubang, Mantan Wali Kota Malang Prihatin

28 March 2019 - 01:28 WIB
Mantan Wali Kota Malang Peni Suparto saat bersilaturahmi dengan wartawan di Batavia Resto.
Mantan Wali Kota Malang Peni Suparto saat bersilaturahmi dengan wartawan di Batavia Resto.

MALANG (SurabayaPost.id) – Mantan Wali Kota Malang, Peni Suparto mengaku prihatin. Sebab, di kota yang pernah dipimpinnya kini banyak jalan berlubang.

“Saya sangat prihatin dengan kondisi jalan di Kota Malang yang kini banyak berlubang. Apalagi, lubang-lubang jalan itu banyak menelan korban,” kata Peni Suparto kala bersilaturahmi dengan wartawan di Batavia Resto, Kota Malang, Rabu (27/3/2019).

Dijelaskan dia, bila jalan berlubang itu harus segera mendapat penanganan segera. Alasannya, sudah banyak memakan korban.

Menurut dia, penanganan jalan berlubang itu seharusnya masuk skala prioritas. “Sebab itu masuk kategori darurat,” katanya.

Bahkan, tandas dia, kondisi darurat itu bisa dimasukkan pada kategori sangat mendesak. Sebab bila tak segera ditangani, maka wajar kalau masyarakat merasa prihatin lalu menggalang koin.

“Kalau anggarannya tidak ada, itu kan bisa diambilnya dari pos lain-lain. Bahkan, bisa pakai anggaran BPBD. Saya dulu ya seperti itu. Loh gak tanya saya sih,” katanya.

Menurut dia, hal itu dilakukan, tidak akan ada jalan berlubang. “Tidak akan ada penggalangan koin untuk menutup jalan berlubang, kata pendiri Ormas Red Army yang kini menjadi Garda Pancasila itu.

Keprihatinan tersebut dilangsungkan direspon Wali Kota Sutiaji. Menurut dia, bisa penganggaran jalan berlubang itu diambil dari pos lain-lain.

Apalagi, tegas dia, diambilkan anggaran dari BPBD. “Itu menyalahi aturan,” katanya. (lil)