Diminta Bantu Atap Stadion Kanjuruhan, Wagub Emil Tersenyum

24 February 2019 - 17:47 WIB
Wagub Jatim, Emil Elestianto Dardak membantu pengecatan Stadion Kanjuruhan Malang.
Wagub Jatim, Emil Elestianto Dardak membantu pengecatan Stadion Kanjuruhan Malang.

MALANG (SurabayaPost.id) – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak ikut membantu pengecatan Stadion  Kanjuruhan, Minggu (24/2/2019). Disela-sela pengecatan, Wagub diminta Bupati Malang, Muhammad Sanusi membantu pembangunan atap Stadion Kanjuruhan.

“Kami Insyaallah tahun depan akan dibangun kanopi. Itu agar saat nonton, Aremania tidak kehujanan. Insyaallah, akan dibantu Gubernur dan Wagub, karena tadi sudah disampaikan,” kata Sanusi.

Menanggapi hal tersebut, Emil hanya bisa tersenyum. Mendapat todongan itu, Emil mengatakan bahwa Pemprov tidak bisa jika tidak ikut membantu.

“Ilmunya tadi ilmu yang sangat penting itu. Namanya ilmu setengah nodong. Langsung diumumkan bahwa akan dibangun atapnya, dan dibantu Pemprov. Kalau sudah begini, Pemprov kalau tidak bantu itu kan jadinya sulit. Kalau memang ada keseriusan dari Pemkab Malang, kita akan minta bantuan ke dewan yang ada di Provinsi. Kita tidak bisa menjanjikan apa-apa persisnya, tapi kita tidak bisa diam untuk menjawab aspirasi masyarakat demi kemajuan olahraga di Malang Raya,” tutur Emil.

Mantan Bupati Trenggalek tersebut menambahkan, pihaknya akan intensif berkoordinasi dengan Pemkab Malang terkait pembangunan atap stadion tersebut. Paling cepat, kata Emil, pembangunan itu bisa terealisasi setelah ada perubahan APBD.

“Ini kan kita lagi menyusun RPJMD, kalau seperti Stadion Kanjuruhan ini kan skalanya sudah pusat olahraga sangat strategis. Jadi paling cepat ya di perubahan APBD, harus sinergi dengan kabupaten,” ungkapnya.

Lebih jauh, suami dari Arumi Bachsin ini menyampaikan, pihaknya akan menampung aspirasi dan melaporkan terkait pembangunan atap Stadion Kanjuruhan itu kepada Gubernur Jatim. Emil bilang, jika tidak tahun ini, pembangunan bisa dimulai tahun depan.

“Intinya, kita akan godok, kalau gak bisa tahun ini ya tahun depan. Tapi, berapa dan bagaimananya itu harus di omongin semua. Kita duduk dulu dengan kabupaten, saya laporan dulu ke bu Gubernur,” jelas pria yang kini berusia 34 tahun tersebut. (lil)