Fraksi Nasdem Ingatkan Wali Kota Soal Desa Berdaya, Kota Berjaya

26 September 2020 - 15:25 WIB
Sujono Djonet

BATU (SurabayaPost.id) – Fraksi Partai Nasdem DPRD Kota Batu berharap di tahun keempat, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko bisa mewujudkan visi dan misi Desa Berdaya Kota Berjaya. Harapan tersebut, disampaikan Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Batu, Sujono Djonet, Sabtu (26/9/2020).

Menurut mantan kandidat Wakil Wali Kota Batu pada tahun 2017 silam yang sapaan akrabnya Djonet ini, pada tiga tahun yang lalu, dikatakan tahun pemantapan. Memasuki pada tahun keempat ini adalah tahun capaian.

“Capian tahun keempat ini bisa dilihat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Bagaimana merajut antara capaian visi misi daerah dengan program nasional. Itu hukumnya wajib nyambung dengan program nasional dalam pemulihan ekonomi dan reformasi birokrasi,” katanya.

Pada tahun 2021 mendatang, kata dia, di daerah harus sesuai dan fokusnya pada pemulihan ekonomi. Menurut dia sektor pertanian dan pariwisata serta UMKM tentu harus jadi prioritas.

Terkait dengan itu, Djonet mengaku tidak ada alasan bagi DPRD kalau tidak mendukung program prioritas itu. Alasannya karena, itu memang kebutuhan di tengah kondisi Pandemi Covid-19 seperti ini.

“Pemulihan ekonomi dan reformasi birokrasi itu menjadi prioritas APBN dan APBD. Kita harus melakukan bagaimana membangkitkan ekonomi di tengah kondisi seperti ini, sehingga Kota Wisata Batu bisa bangkit kembali,” harapnya.

Harapan dia, di sektor pariwisata, pertanian dan UMKM, yang harus menjadi fokus utama. Dan itu, lanjut dia, mekanismenya di eksekutif.

Mereka, kata dia, harus menyiapkan tim eksekutor yang cukup baik dan mumpuni. Yakni memiliki kemampuan kemampuan teknis yang mendasar.

“Sehingga capaian visi misi kepala daerah tidak hanya sekedar menjadi dokumen yang tidak diterapkan. Yang membahayakan justru kalau tidak tercapai visi misi pemerintah daerah Kota Batu itu,” tegasnya.

Apalagi, dalam pembahasan yang lagi digodok dan disiapkan dalam program- program teknis, menurutnya mengarah pada prioritas pemulihan ekonomi pasca pandemi Cocid-19. “Ini yang harus diutamakan. Ya termasuk di dunia pendidikan dan kesehatan,” jelas dia.

Itu, tutur dia, secara otomatis sudah jadi program prioritas pemerintah pusat yang harus dilakukan. Termasuk berkaitan tahun ke empat di pemerintahan Dewanti Rumpoko tahun capaian visi misi itu harus bisa diwujudkan,” terangnya.

Ketika itu mleset, terang dia, pasti tidak akan tercapai. Mengingat, lanjut dia, kondisi Kota Batu untuk desa berdaya belum ada role model. Sehingga menurutnya belum ada indikator yang jelas.

“Makanya tahun ini, ada pencanangan dari Dinas Pariwisata Kota Batu yang sudah masuk program. Ada 13 desa di Kota Batu yang dicanangkan untuk wisata desa. Ini energi baru dan mudah-mudahan benar-benar terlaksana tahun ini,” harapnya.

Dari sisi lain, menurut dia, fungsi DPRD di bidang legislasi diharap bisa terselesaikan dan segera terwujud.

“Itu supaya ada pintu pembuka untuk desa berdaya. Terkait ini semua kita tekankan agar capaian visi misi kepala daerah soal desa berdaya kota berjaya tahun keempat ini tidak lengah dan harus fokus pada program prioritas. Dan jangan sampai gagal,” pesannya.

Karena, pesan dia, kalau sampai gagal, Djonet meyakini bakal kehilangan kepercayaan. Apalagi, lanjut dia, kalau berbicara Kota Wisata Batu hanya cukup menggairahkan dunia pariwisata.

“Terutama di dalam desa, dan kita jangan sampai tertinggal karena kompetitor di sekitar kita cukup bergairah dan sektor ini bisa menggerakkan banyak sektor terkait ekonomi. Maka dengan semangat pemulihan ekonomi ini kalau ada cara lain yang bagus silahkan. Tapi menurut saya cara ini sudah sesuai dengan kondisi Kota Batu,” jelasnya.

Karena, jelas dia, brand Kota Wisata, tidak ada kata lain selain cara bagaimana menggairahkan kembali bahkan menambah dan mengedukasi destinasi destinasi dan atraksi – atraksi yang ada di Kota Batu. “Itu semua yang harus tercapai, apalagi itu tertuang dalam visi misi kepala daerah yang dua tahun lagi masyarakat Kota Batu bakal dihadapkan dengan pesta demokrasi lagi,” pungkasnya. (Gus)