Kuatkan Sinergitas, GAJK Berharap Pelaku Jasa Konstruksi Kota Batu Diprioritaskan

25 September 2020 - 17:55 WIB
Ketua Gapeknas Edwin dan Ketua Gapensi Angga, yang didampingi sekertarisnya masing - masing

BATU (SurabayaPost.id) – Gabungan Asosiasi Jasa Konstruksi (GAJK) Kota Batu terus berupaya menguatkan sinergitas dengan berbagai pihak dan pemerintah. Sehingga para pelaku jasa konstruksi yang tergabung dalam asosiasi bisa bekerja dengan baik, proporsional dan profesional.

Hal tersebut disampaikan Ketua Gapeknas Kota Batu, Edwin Setyo Adwiranto bersama Ketua Gapensi Kota Batu Hendra Angga Shonata, di Kantor GAJK Kota Batu, Jumat (25/9/2020). Menurut dia, itu mengingat anggota GAJK itu dari berbagai asosiasi.

Dia sebutkan seperti dari Gabungan Pengusaha Kontraktor Nasional (Gapeknas) dan Gabungan Pelaksana Kontruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kota Batu. Mereka sepakat untuk saling menguatkan di GAJK Kota Batu.

Menurut dia, GAJK Kota Batu memang baru dua bulan berjalan. Namun terang dia, komunikasinya sudah berjalan baik. Terutama dengan para pihak yang terkait di Kota Batu.

“Mulai dari Pemerintahan dan instansi lainnya maupun pihak swasta. Asosiasi yang berkaitan dengan pekerjaan jasa konstruksi ini, kedepannya akan lebih kita kuatkan lagi,” katanya.

Terkait itu, kata dia, perlu merangkul para pelaku jasa konstruksi daerah Kota Batu. Tujuannya untuk memperkuat sinergitas asosiasi dengan pemangku daerah di Kota Batu.

“Harapannya agar Pemkot Batu supaya lebih mengutamakan pelaku jasa konstruksi lokal untuk proyek pengadaan. Jadi bisa mengutamakan pekerja lokal dulu, daripada mengutamakan pekerja dari luar daerah,” mintanya.

Kendati demikian, dia mengaku sangat menyadari dan mengerti mekanisme pekerjaan fisik yang ada di Kota Batu. Karena menurut dia, sangat tidak mungkin dikerjakan oleh jasa konstruksi di Batu semuanya. Meski begitu, pelaku jasa konstruksi yang di Batu bisa diprioritaskan.

“Dan itu, nantinya akan bisa saling mengontrol dari teman-teman asosiasi. Dengan terbentuknya asosiasi ini tujuannya tidak serta merta bagi-bagi proyek semata,” terangnya.

Menurut dia, untuk pelaku konstruksi yang sudah punya Sertifikat Keterampilan Kerja (SKT) dan Sertifikat Keahlian Kerja (SKA) kedepannya akan mengedukasi lainnya. “Itu melalui pameran konstruksi yang bakal dihelat di Balai Kota Among Tani, Kota Batu,” katanya.

Itu, kata dia, bakal segera bekerja sama dengan EO untuk menggelar pameran pembangunan. Itu akan mendatangkan para vendor jasa konstruksi. “Mulai dari material, tukang dan sebagainya,” timpalnya.

Hal senada disampaikan Ketua Gapensi Hendra Angga Shonata. Intinya, kata dia semua yang disampaikan Edwin tersebut patut didukung.

“Filosofinya saya lahir dan besar di Bumi Kota Batu, naka Gapeknas dan Gapeksi punya tanggung jawab agar lebih eksis dan lebih maju. Berbekal usaha lokal, SDM mumpuni dan mampu dalam melaksanakan jasa konstruksi, teknis dan sebagainya,” ungkapnya.

Yang perlu diketahui, ungkap dia, bagaimana berkolaborasi dengan baik. Sehingga bisa meningkatkan kualitas dan kapasitas dalam berkomunikasi dengan banyak pihak.

“Poinnya bisa menjamin kualitas. Kami punya fakta integritas. Ingin menjaga dan mengkoordinir dan mengontrol berkaitan dengan pekerjaan supaya motto asosiasi kita terjaga dengan baik, tidak merugikan pemerintah dan masyarakat,” pungkasnya (Gus)