Ketua Fraksi Gerindra : Kalau Rugi KM Expres Bahari Teriak, Saat Covid Tarif Sudah Naik

8 September 2022 - 12:30 WIB

GRESIK (SurabayaPost.id)–Ketua Fraksi Gerindra DPRD Gresik, Lutfi Dawam menolak kenaikan tarif kapal Bawean-Gresik yang ajukan PT Pelayaran Sakti Inti Makmur selaku operator kapal cepat KM Express Bahari ke Dinas Perhubungan Gresik.

“Saat Covid mereka justeru menaikkan bukan menurunkan tarif . Sekarang BBM naik mereka dengan se-enaknya mau menaikkan tarif. Ya jangan gitu dong. Semua terimbas kenaikan BBM bukan hanya pengusaha. Masyarakat bawah justeru paling terimbas, lebih-lebih warga Bawean yang kebutuhan pokoknya masih bergentung dari Gresik,” kata Dawam saat dihubungi melalui ponselnya, Kamis (8/9/22)

Ditegaskan Dawam, jika mereka mengaku rugi pihaknya tidak tahu. Tetapi rugi dalam usaha kata Dawam adalah hal biasa, karena sampai saat ini dirinya juga tidak pernah ada keluhan pengusaha kapal rugi selama kapal mereka beroperasi Bawean-Gresik.

“Kalau rugi teriak. Lalu menaikkan tarif. Mbok pengusaha sekali waktu rugi. Jangan pingin kenyang sendiri. Kenaikan tarif sudah tentu menjadi membeban warga Bawean,” tegasnya.

Lebih lanjut, anggota DPRD dari daerah pemilihan (dapil) Kecamatan Sangkapura dan Tambak ini menambahkan, jika PT Pelayaran Sakti Inti Makmur tidak konsisten. Pasalnya, saat Covid-19 kemarin sudah ada kenaikan tarif.

“Yang jelas kita akan panggil Dinas Perhubungan dan manajemen KM Expres Bahari. ,” tegasnya.

Menurutnya, penyeberangan warga Bawean menuju Gresik dan sebaliknya sudah menjadi rutinitas sehari-hari. Sehingga sudah menjadi semacam kebutuhan pokok. Menggingat fasilitas di Pulau Bawean masih kurang memadai.

Sementara itu, berdasarkan surat yang dikirimkan PT Pelayaran Sakti Inti Makmur kepala Dishub Gresik dijelakan bahwa, per tanggal 7 September 2022 KM Express Bahari menaikan tarif dari Rp160 ribu rupiah menjadi Rp225 ribu rupiah untuk Exekutif Class. Sedangkan penumpang VIP Class dari Rp210 ribu rupiah menjadi Rp275 ribu rupiah. Harga baru ini sebagai dampak dari adanya kenaikan harga BBM beberapa hari lalu.