Optimisme Publik Terhadap Sosok Pimpinan Muda DPRD Gresik

24 September 2019 - 09:05 WIB

GRESIK (SurabayaPost.id)–Sejumlah kalangan optimis terhadap kinerja empat pimpinan DPRD Gresik periode 2019-2024. Keempatnya diprediksi bakal mampu menjadi lokomotif penggerak kinerja anggota DPRD lebih maksimal. Mereka adalah Fandi Ahmad Yani SE sebagai Ketua DPRD Gresik dan tiga wakil ketua masing-masing dr Asluchul Alif M Kes, Ahmad Nurhamim S Pi M Si, dan Mujid Riduan SH.

Ke empatnya telah resmi ditetapkan menjadi pimpinan definitif DPRD Gresik berdasarkan surat keputusan Gubernur Jawa Timur  nomor :171.437/1288/011.2/2019 tentang peresmian pengangkatan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Gresik masa jabatan 2029-2024 melalui rapat paripurna di gedung DPRD Gresik, Senin (23/9).

Fandi Ahmad Yani dinilai sebagai tokoh politis milenial yang masih bersih dan belum terkontaminasi kepentingan politik yang bisa merugikan kostituenya Pria yang baru berumur 34 tahun dari Fraksi PKB itu secara ekonomi mapan. Ia adaoah anak seorang pengusaha kaya raya di Gresik dan memiliki intelektual yang cukup untuk melanjutkan kinerja seniornya. Gus Yani panggilannya tercatat sebagai Ketua DPRD Gresik termuda yang belum pernah ada sebelumnya. Ia lahir tanggal 28 Juni 1985. Gus Yani adalah anak dari H Nurcholis Mohammad Yahya seorang pengusaha transportasi dan pengusaha batu bara yang merupakan menantu KH Agus Ali dari Tulangan Sidoarjo atau biasa dipanggil Gus Ali.

Selain Gus Yani ada Asluhul Alief Maslihan  yang merupakan wakil Ketua  DPRD Gresik dari  Fraksi Gerindra. Pria  kelahiran 1980 ini juga dianggap sebagai lokomotif pembaharuan dan tokoh muda yang mapan secara ekonomi dan memiliki visi dan misi tentang kejujuran agar mampu merubah image DPRD yang saat ini cenderung dinilai negatif oleh sejumlah pihak akibat ulah beberapa oknum. Pria asli Bungah ini juga seorang dokter dan merupakan wakil rakyat yang digadang-gadang menjadi pemimpin Gresik masa depan.

“Mereka adalah wakil rakyat harapan baru setelah beberapa periode DPRD Gresik didominasi wajah lama dan kurang geliat. Keduanya muda yang berlatar belakang ekonomi mapan sehingga rakyat memiliki harapan baru yang sejak lama memimpikan para wakil rakyat muda dan bisa dipercaya,” kata Choirul Anam salah satu dedengkot LSM Gresik yang selalu kritis terhadap kebijakan pemerintah yang tidak memihak rakyat kecil.

Diungkapkan Anam, Yani benar-benar wajah baru dikalangan wakil rakyat dan langsung menjadi pucuk pimpinan DPR. Secara materi Yani sangat mantap sehingga kemungkinan dia bakal memiliki integritas yang cukup dan patut diperhitungkan, meski tidak menampaik bahwa kemungkinan tidak mampu memuaskan semua pihak. “Setidaknya ini adalah sosok muda yang harus dikawal dan yang pasti harus mendapatkan dukungan masyarakat, karena mereka utmannya adalah sosok Yani dan dokter Alif tokoh muda yang dengan kemapanan ekonominya bakal mampu mendorong anggota yang lain agar kebijakan berpihak kepada rakyat. Jika nanti meleset ya harus kita ingatkan,” tutur Anam.

Ditegaskan Anam, khusus Gus Yani sebagai Ketua DPRD harus bisa mengubah image yang terlanjur melekat di masyarakat jika citra DPRD memang kurang baik. Mungkin hal ini dikarena ada sedikit oknum Anggota DPR yang melakukan perbuatan tidak diinginkan masyarakat, tapi efeknya, semuanya jadi kena. Kita ingin dan berniat di periode ini, kita berusaha mengubah citra lama yang kurang baik, menjadi citra  baru, tentunya ke arah yang lebih baik.

“Maka dari itu. Selaku ketua harus bisa memberikan dorongan kepada anggotanya untuk bisa mengubah persepsi yang terlanjur negative dimasyarakat terrsebut. Terutama Kaltim, saya sangat berharap jika masyarakat bisa lebih percaya akan tugas anggota DPRD demi mensejahterakan masyarakat,” tutup Anam.

Sementara itu, Katua DPRD Gresik Gus Yani mengaku siap mengemban amanah rakyat. Ia tidak akan main-main dengan jabatanya. Bersama dengan seluruh komponen DPRD Gresik akan melakukan berbagai terobosan dengan mitra kerja utamanya masyarakat dan khusus kepada wartawan akan lebih terbuka. “Kita akan terbuka tidak akan ada yang kita tutup tutupi. Agar masyarakat tahu bahwa pembangunan disegala sektor berjalan sesuai dengan kehendak rakyat Gresik,” ujar Gus Yani saat syukuran dirumah pribadinya.

Dikatakan Gus Yani, tentu tokoh muda adalah aset bangsa yang harus ikut berkiprah dalam kancah perpolitikan. Jika tidak siapa yang akan meneruskan perjuangan bangsa. “Kami siap. Dan kita tidak akan menggadaikan kepercayaan masyarakat hanya sekedar iming-iming jabatan yang lain. Yang pasti dimanapun posisi kita harus tetap berbuat yang terbaik untuk kemajuan bangsa, khususnya Gresik,” pungkasnya.

Rapat paripurna dihadiri oleh Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, Wakil Bupati Moh Qosim dan Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Andhy Hendro Wijaya beserta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD). Sambari berharap para pimpinan DPRD Gresik bisa menjalankan fungsinya dengan baik sehingga pembangunan Gresik bisa kita laksanakan dengan sempurna.

“DPRD memiliki tiga fungsi, yakni legislasi, berkaitan dengan pembentukan peraturan daerah
Anggaran, Kewenangan dalam hal anggaran daerah(APBD)
Pengawasan, Kewenangan mengontrol pelaksanaan perda dan peraturan lainnya serta kebijakan pemerintah daerah. Jika  tiga fungsi ini berjalan dengan baik maka pembangunan akan berjalan dengan baik seperti yang sudah berjalan saat ini,” kata Sambari dalam sambutanya. (adv)