Polisi Bersama TNI Siap Kawal Pemilu di Tiap TPS

5 March 2019 - 19:10 WIB
Kapolres Batu, AKBP Budi Hermanto
Kapolres Batu, AKBP Budi Hermanto

BATU (SurabayaPost.id) – Untuk  pengamanan Pilpres maupun Pileg, 2019, Polres Batu bekerjasama dengan TNI. Sebab ada surat pelibatan perbantuan TNI kepada Polri dalam pelaksanaan kegiatan pengamanan.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Batu, AKBP,Budi Hermanto, Selasa (5/3/2019). Menurut dia dalam pemilu tersebut, Caleg, mulai dari tingkat DPRD Kota, Kabupaten, Provinsi dan DPD, DPR RI.

Dengan pelaksanaan Pemilu mendatang, Budi Hermanto, yang sapaan akrabnya Buher,mengaku sangat menjunjung tinggi netralitas, serta menyiapkan pengamanan Pilpres bisa aman damai dan tertib.

“Dalam membantu teman  – teman dari KPU mensosialisasikan pada 17 April 2019 mendatang masyarakat  beramai ramai melakukan hak pilihnya di TPS. Maka dengan pengawalan di semua TPS melibatkan TNI dan Polri yang siap mengawal pengamanan di setiap TPS tersebut,” ucap Buher.

Yang perlu diketahui, menurut Buher, terkait kerawanan yang paling utama masalah perusakan APK. Menurutnya, APK tersebut, dapat dirusak dari pihak lawan ataupun dirusak sendiri dengan catatan ingin mengambil simpati.

” Untuk itu, masyarakat yang melihat yang melakukan hal tersebut,diharap menginformasikan kepada petugas pengamanan,” pesannya.

Oleh karena itu,kata dia, APK- APK tersebut akan segera dilakukan penertiban oleh KPU dan Bawaslu serta pihak kepolisian untuk membantu pelaksanaannya. Mengingat, kata dia, APK-APK tersebut ada yang ilegal dan ada yang legal.

” Artinya kita sudah sepakat untuk tidak merusak pohon yang ada tanaman dengan cara dipaku, ditali mau dikawat ya tetap saja judulnya merusak.Karena secara estetika tidak baik. Karena sudah ada ketentuan dari beberapa daerah, misalnya di wilayah Jalan tidak boleh ada APK,” tegasnya.

Meski begitu, kata dia,terkait hal tersebut  masih juga dipasang,meski sudah diingatkan untuk rekan-rekan Caleg, Parpol agar bisa menarik sendiri APK-nya daripada ditarik dan ditertibkan oleh Bawaslu.

“Untuk pengamanan di Kota Batu, kita sudah menyiapkan kurang lebih sejumlah 220 personil,” papar Buher.

Akan tetapi, papar dia, berdasarkan  informasi terakhir, dari Polres Batu kan ada enam Kecamatan, termasuk dengan wilayah Pujon,Ngatang dan Kasembon ada 1293 TPS lebih kurangnya sekitar 275, 741 pemilih.

Maka kita harus tersebar termasuk dari sekarang harus membangun komunikasi dengan Linmas, PPK dan  PPS nya.

“Bagaimana mengamankan logistik serta proses pada saat nanti pesta demokrasi pada 17 April 2019 mendatang,” pungkasnya. (gus)