Roadshow Bus KPK 2019 Warna Halaman Balaikota Among Tani Batu 

10 September 2019 - 20:53 WIB
Bus milik KPK saateng7njungi Kota Batu

BATU (SurabayaPost.id) –  Wali Kota Batu Dra, Hj, Dewanti Rumpoko membuka secara langsung Jelajah Negeri Bangun Anti Korupsi “Roadshow Bus KPK” 2019. Acara  yang digagas Komisi Pemberantas Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) itu digelar di halaman parkir timur Balaikota Among Tani, Kota Batu, Selasa (10/9/2019).

Giat yang digagas Lembaga Antirasuah KPK tersebut, dihadiri oleh Penasehat KPK RI Dr.Eng.Ir.Sarwono Sutikno dan  Kepala Korwil Jatim-Bali dan NTT KPK Asep Rachmat Suwanda. 

Hadir juga dalam acara tersebut Kapolres Batu AKBP Budi Hermanto, Kajari Batu Sri Heny Alamsari, Dandim 0818 Batu-Malang Letkol Inf Ferry Muzawwad, Ketua DPRD Batu Cahyo Edi Purnomo beserta Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kota Batu.

Selain itu, Kepala BPN Batu Andi Rapiudin, BPJS Ketenagakerjaan Batu, Pabung Kodim 0818 Batu-Malang Mayor Arm.Choirul Effendi, Sekda Batu Drs ,Zadim Efisiensi beserta Staf Ahli, Kepala OPD, Camat, dan Lurah di lingkungan Pemkot Batu, bersama  para ASN Kota Batu dan pelajar SMA/MA/SMK se-Kota Batu.

Penasehat KPK RI Sarwono Sutikno dalam sambutannya mengatakan, pencegahan korupsi itu memang harus dilakukan.

“Doa tadi cerminan dari pimpinan Kota Batu dan juga masyarakat, Kota Batu itu menjadi mutiara di Jawa Timur dan Indonesia dengan alam yang sejuk dan udara yang bersih ini. Saya ucapkan terima kasih atas kerjasamanya semoga harapan harapan baik itu bisa terkabulkan, walaupun nanti keputusannya dari Allah SWT tapi kita wajib berusaha, dan usaha itu yang dinilai,” ucap Sarwono Sutikno.

Sementara itu Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko sebelum membuka kegiatan tersebut menyampaikan rasa terima kasihnya. Alasannya,  karena Kota Batu diberi kesempatan menerima dan memanfaatkan Bus KPK.

“Sebagai bagian dari komitmen kami dalam pencegahan korupsi di tataran manajemen pemerintahan serta pada aspek pendidikan. Karena kegiatan Jelajah Negeri Bangun Anti Korupsi melalui Roadshow Bus KPK ini,  merupakan salah satu upaya pencegahan praktik korupsi,” kata Dewanti Rumpoko.

Untuk itu, menurut Dewanti Rumpoko, sasarannya meningkatkan partisipasi publik. Terutama kalangan pendidik dan pelajar.

“Selain itu melibatkan unsur ASN, pimpinan dan anggota legislatif, Pemerintah Desa, Pelaku UMKM dan penggiat anti korupsi,” tandasnya.

Lantas, tandas dia, dengan komitmen dan niat tulus untuk menjalankan semangat anti korupsi dan perbaikan layanan publik, sebagaimana amanat Permen PAN-RB nomor 52 tahun 2014.

 “Tentang pedoman pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan wilayah Birokrasi Bersih dan melayani  di lingkungan Pemkot Batu,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, Selasa 10/9/2019 ,ini Dewanti Rumpoko selaku Walikota Batu mencanangkan, pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK)  dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM) di lingkungan Pemkot Batu.

“Dengan menargetkan sebanyak 10 unit kerja sebagai rintisan WBK, dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan Dinas Penanaman Modal, Pelayanan terpadu satu pintu dan tenaga kerja, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, badan Keuangan daerah, Inspektorat,Kecamatan Batu, Kecamatan Junrejo,Kecamatan Bumiaji dan Bagian Layanan Pengadaan Setda Batu,” ujarnya.

Pembukaan acara tersebut,  ditandai pemukulan gong oleh Kajari Batu dan dilanjutkan penandatangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan Pemkot Batu. Selanjutnya,  mengunjungi Bus Roadshow KPK dan peninjauan pameran publik (Gus)