Safari Ramadhan di Masjid Al-Hidayah Penanggungan, Inilah Pesan Walikota Sutiaji

Safari Ramadhan di Masjid Al-Hidayah, Kelurahan Penanggungan, Kecamatan Klojen, Walikota Sutiaji memberikan pesan kepada para jamaah. (ist)
Safari Ramadhan di Masjid Al-Hidayah, Kelurahan Penanggungan, Kecamatan Klojen, Walikota Sutiaji memberikan pesan kepada para jamaah. (ist)

MALANGKOTA (SurabayaPost.id) – Puasa di Bulan Ramadan mendesain umat muslim untuk menjadi mampu menahan amarah. Pesan besar ini disampaikan dalam Safari Ramadan Walikota Malang Drs. H. Sutiaji di Masjid Al-Hidayah Jalan Jakarta Dalam Kelurahan Penanggungan Kecamatan Klojen, Senin (03/04/2023) malam.

Di malam ke-13 Bulan Suci Ramadan 1444 Hijriah ini, Sutiaji kembali mengajak para jamaah untuk bersyukur. Pasalnya, tidak semua umat muslim berkesempatan untuk menunaikan ibadah Salat Isya, Tarawih hingga silaturahmi.

“Momen Bulan Ramadan ini, ayo kita berbondong-bondong untuk bersegera mendapatkan ampunan Allah SWT. Dalam berpuasa itu, tujuannya sebenarnya simpel, yakni menjadi orang-orang yang bertakwa,” jelasnya.

Safari Ramadhan di Masjid Al-Hidayah, Kelurahan Penanggungan, Kecamatan Klojen, Walikota Sutiaji memberikan pesan kepada para jamaah. (ist)
Safari Ramadhan di Masjid Al-Hidayah, Kelurahan Penanggungan, Kecamatan Klojen, Walikota Sutiaji memberikan pesan kepada para jamaah. (ist)

Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di Pemkot Malang itu mengungkapkan bahwa orang puasa itu sejatinya, mampu menahan amarah. Karena amarah inilah yang membuat seseorang bisa mendapatkan keutamaan dalam berpuasa.

“Harus bisa menahan amarah. Diriwayatkan, dulu ada seorang pencuri di zaman Sayidina Ali bin Abi Thalib. Saat itu, pencuri ini sudah mau dihukum potong tangan. Namun, saat hendak dipotong, ia diludahi dan membiarkan pelaku tersebut,” jelasnya.

Saat ditanya, Sayidina Ali mengatakan bahwa saat berangkat dari rumah ia niat untuk melaksanakan tugas karena Allah. Namun, saat pencuri itu meludahi bisa jadi apa yang dilakukannya karena nafsu atau amarah.

Sutiaji kemudian mencontohkan hal tersebut, agar diteladani bersama. Untuk mendapatkan keberkahan berpuasa, sudah seharusnya kita umat muslim bisa menahan amarahnya tidak sampai menggebu-gebu.

“Marah itu boleh, namun alangkah baiknya ini bisa ditahan. Jadi tidak hanya marah-marah saja,” pesannya.

Walikota Malang H Sutiaji
Walikota Malang H Sutiaji

Di akhir kesempatan itu, Sutiaji memberikan santunan kepada anak Yatim-Piatu serta masyarakat yang membutuhkan. Sembari, memberikan kesempatan dari Baznas Kota Malang untuk menyalurkan dana bantuan kepada Masjid Al-Hidayah Penanggungan.

Selain itu, bersama dengan para jamaah ia turut mendoakan Alm. KH. Ustadz Muzakki yang baru saja tutup usia. Diikuti oleh jamaah yang hadir, lantunan Al-Fatihah tercurah untuk mengiring kepergian jenazah yang dimakamkan di tanah kelahirannya Bangkalan Madura.

Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Al-Hidayah Penanggungan Klojen, Dr. dr. H. Achdiat Agoes mengucapkan terima kasihnya. Dirinya mewakili jajaran takmir, mengaku senang atas kunjungan dan kepedulian dari Walikota Malang itu dengan masjid-masjid yang berdiri di wilayahnya.

“Terima kasih, semoga ini menjadi berkah bersama. Baik untuk Masjid Al-Hidayah saat ini dan kedepannya. Serta seluruh jamaah dan takmir Masjid Al-Hidayah,” tandasnya. (*)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.