Waww….. Prestasi Pemkot Batu Selama 2018 Sangat Luar Biasa

23 January 2019 - 18:08 WIB
Wali Kota Batu Hj Dewanti Rumpoko didampingi Wawali Punjul Santoso.
Wali Kota Batu Hj Dewanti Rumpoko didampingi Wawali Punjul Santoso.

BATU (SurabayaPost.id) – Luar biasa Pemkot Batu dibawah kepemimpinan Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko dan Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso. Sebab baru setahun menjabat sudah belasan penghargaan  bergengsi diraih Pemkot Batu dari berbagai instansi.

Hal itu disampaikan Kabag Humas  Penkot Batu, Suliyanah, Selasa (23/1/2019). Menurut Suliyanah, sejak dilantik pada tanggal 27 Desember 2017 silam, Kota Batu telah banyak mencatat prestasi atau penghargaan.

“Itu tak hanya  di tingkat regional tapi juga level Nasional. Baik di bidang pemerintahan, ekonomi, inovasi hingga pelayanan publik,” kata Suliyanah.

Untuk itu, Suliyanah menguraikan satu persatu dari berbagai prestasi dan piagam yang didapat. “Pada tanggal 5 April 2018 Pemkot Batu mendapat penghargaan dari Sindo Weekly Government Award 2018 di bidang pertumbuhan ekonomi,” kata dia.

Lalu tanggal 3 Mei 2018 meraih penghargaan Smart Branding Smart City Indonesia Smart Nation Award 2018. Di tanggal 23 Juli 2018 meraih penghargaan Kota Layak Anak Tingkat Pratama.

Itu karena, kata dia,  Kota Batu memberikan kesempatan kepada anak anak untuk menuntut ilmu, memberikan kebebasan agar anak berani menyampaikan pendapat terkait kebijakan pemerintah. “Penghargaan itu dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI,” paparnya.

Selain itu, papar dia, pada tanggal 28 September 2018 pemkot Batu meraih penghargaan dari pemerintah RI. Hal itu terkait  Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kab./Kota di Provinsi Jawa Timur TA.2017 atas capaian prestasi tertinggi mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Lantas, di tanggal 23 Oktober 2018, Pemkot Batu  meraih penghargaan dari Menteri Hukum dan HAM RI. Itu lewat Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu sebagai Desa Sadar Hukum Tingkat Provinsi Jawa Timur 2018.

Beragam piagam penghargaan yang diraih Pemkot Batu.
Beragam piagam penghargaan yang diraih Pemkot Batu.

Kemudian, kata dia, pada tanggal 20 November 2018 meraih penghargaan TOP IT LEADERSHIP 2018 karena menghargai komitmen tinggi pemerintah dan pelaku bisnis dalam melakukan implementasi dan Inovasi TI TELCO.

Di tanggal 6 Desember 2018 meraih penghargaan award Among Tani IT On  Agro Application, dimana Kota Batu merupakan pioner dalam pemanfaatan aplikasi IT di bidang pertanian melalui program Batu Smart City.

Dengan 3 aplikasi Batu Among Tani Teknologi yaitu Among Tani, Among Warga, Among Kota dinilai mampu memberikan pelayanan dan informasi seputar Kota Batu. Khususnya di bidang pertanian.

Sedangkan pada tanggal 6 Desember 2018 Pemkot Batu meraih Penghargaan Kota Peduli HAM dari Menteri Hukum dan HAM. Dan tanggal 11 Desember 2018 Kota Batu meraih penghargaan Predikat Kepatuhan Tinggi Terhadap Standar Pelayanan Publik dari OMBUDSMAN RI.

Berikutnya, pada tanggal 11 Desember 2018 Kota Batu meraih penghargaan PPID Award 2018 dari Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur. Pada tanggal 19 Desember 2018 Kota Batu meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Kategori Madya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI.

Suliyanah juga menyebutkan beberapa penghargaan dari sektor Pariwisata. Sepanjang tahun 2018, kunjungan wisatawan di Kota Batu bisa menembus angka 5,6 juta wisatawan.

“Angka tersebut melampaui target Dinas Pariwisata Kota Batu yang hanya 5,2 juta wisatawan. Bahkan Pemkot Batu dalam pembangunan infrastruktur untuk mendukung pariwisata juga dilakukan dengan peningkatan kelas jalan dan mempercantik pedestrian yang lebih indah,” ungkap Suliyanah bangga.

Sekedar diketahui, berdasarkan data yang terangkum pada Badan Pusat Statistik Daerah Kota Batu 2018, menurut Suliyanah,  pertumbuhan ekonomi tercatat di angka 6,56 persen. Sementara rata-rata wilayah Malang Raya di angka 5,57 persen pada periode yang sama.

“Praktis dari angka itu juga jauh lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat 5,07 persen maupun Jawa Timur sebesar 5,45 persen. Dan pembangunan sektor ekonomi juga didukung dari industri ekonomi kreatif di Kota Batu,” jelasnya.

Keberhasilan itu semua, ditegaskan dia, bila tak lepas dari peranan Dewanti Rumpoko dan Punjul Santoso. Itu yang tercermin dari etos kerjanya.

Dicontohkannya, dari berbagai program pengentasan kemiskinan telah banyak diberikan. “Seperti pemberian bantuan sosial, Perumahan bagi Veteran Pejuang Kemerdekaan, Rumah Literasi bagi Mahasiswa Kota Batu yang kuliah di Malang. Bedah Rumah tidak layak huni. “Lalu, Program Agrarian Daerah (Proda) Kota Batu sebanyak 1347 bidang tanah yang disertifikasi dan bantuan alat kesehatan, hingga rehab fasilitas kesehatan,” katanya.

Disamping itu, kata dia, terkait perhatian Walikota Kota Dewanti  di sektor pertanian juga diberikan dalam bentuk pembangunan infrastruktur pertanian, jaringan irigasi, jalan usaha tani, pemberian bibit hewan ternak, dan alat pertanian.

Selain itu, kata dia, prestasi  berdasarkan hasil penilaian Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI. Menurut Suliyanah, Prestasi Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Kota Batu diakui telah meningkat 20 point ke level B pada tahun 2018.

“Capaian ini melompat dua level lebih baik dari tahun sebelumnya. Sebab tiga tahun sebelumnya  hanya berada pada level C,” tutur Suliyanah. (gus)