MALANGKOTA (SurabayaPost.id) – Kota Malang siap melangkah ke level berikutnya! Penetapan sebagai calon kota metropolitan bukan sekadar gelar, tapi peluang emas untuk mempercepat pembangunan dan pertumbuhan ekonomi. Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Dito Arief Nurakhmadi, menyatakan bahwa status ini adalah langkah logis mengingat penduduk Kota Malang telah melampaui satu juta jiwa. Menurutnya, status ini bukan sekadar gelar, tapi peluang emas untuk mempercepat pembangunan dan pertumbuhan ekonomi.
“Arah pembangunan Kota Malang sudah menunjukkan ciri-ciri metropolitan. Infrastruktur berkembang, ekonomi tumbuh, dan potensi kita sangat besar!” Kata Dito, Sabtu (21/2/2026).
Dengan status ini, pemerintah daerah dituntut memperkuat layanan publik, mulai dari transportasi hingga fasilitas sosial, serta membuka peluang pengembangan kawasan ekonomi.
Dito menjelaskan bahwa peningkatan status ini juga akan membuka pintu proyek prioritas nasional dan meningkatkan arus investasi. “Investasi berarti peluang kerja baru dan ekonomi masyarakat yang lebih kuat! Kami optimistis, dengan perencanaan yang matang, Kota Malang dapat menjadi kota metropolitan yang berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapan regulasi dan perencanaan matang untuk menghindari masalah seperti kemacetan dan ketimpangan. “Kami akan terus memantau dan mengawasi pelaksanaan pembangunan kota metropolitan ini, agar sesuai dengan rencana dan kebutuhan masyarakat,” tambah Dito.
Untuk itu, pihaknya mendorong seluruh perangkat daerah bersinergi mewujudkan kota metropolitan yang berkelanjutan. Dengan kerja sama dan perencanaan yang baik, Kota Malang dapat menjadi kota yang lebih maju dan sejahtera. (lil).
