Dibangun Belum Setahun, Plengsengan SDN 1 Bulukerto Ambrol

16 January 2019 - 14:56 WIB
Materialan plengsengan yang ambrol di SDN 1 Bulukerto ini menutupi akses jalan.
Materialan plengsengan yang ambrol di SDN 1 Bulukerto ini menutupi akses jalan.

BATU (SurabayaPost.id) Plengsengan di SDN 1 Bulukerto,  Kecamatan Bumiaji, Kota Batu belum setahun dibangun sudah ambrol. Celakanya, material berupa bongkahan batu menutupi akses jalan. Sehingga dikeluhkan warga pengguna jalan,  Rabu (16/1/2019).

Menurut Hariono yang mengaku warga desa setempat, ambrolnya plengsengan tersebut terindikasi  karena kualitas pekerjaannya buruk. “Itu proyek dari Pemkot Batu lewat Dinas Pendidikan. Belum setahun rampung  sudah ambrol,” kata ia.

Dijelaskan dia bila plengsengan itu ambrol sekitar dua pekan lalu. Ironisnya, sampai saat ini sisa – sisa material dibiarkan  berserakan. Sehingga mengganggu pengguna jalan.

Hariono berharap, pembangunan plengsengan yang ambrol itu segera dibenahi. Pemkot Batu lewat dinas terkait, kata dia, harus merespon kejadian tersebut. Sehingga materialan pengasingan yang digarap  rekanan dari CV Alexa di Jalan Raya Pakis, Kabupaten Malang itu tak mengganggu pengendara.

Selain itu dia juga berharap aparat penegak hukum menelisik terkait ambrolnya pengembangan tersebut.  Harapannya agar tak menimbulkan spekulasi yang kurang tepat.

Kepala Sekolah (Kasek) SDN 1 Bulukerto, Sukoyo tak membantah soal plengsengan yang ambrol itu. Menurut dia, panjang plengsengan yang ambrol itu  sekitar 20 meter.

Kasek SDN 1 Bukukerto Sukoyo
Kasek SDN 1 Bukukerto Sukoyo

Pembangunan plengsengan itu menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU) dan murni dari Dinas Pendidikan. Tapi, dia mengaku tak mengerti berapa anggarannya.  

Meski begitu, dia menegaskan jika tekanan yang menggarap akan bertanggung jawab. CV Alexa di Jalan Raya Pakis, Kabupaten Malang bakal membangun kembali seperti semula.

“Rekanannya dari Malang. Meski masa perawatanya sudah habis, namun karena ini ambrol total, yang belum diketahui penyebabnya,maka kami minta  rekanan bersedia membangun kembali ,” ungkapnya.

Makanya, Sukoyo mengaku senang karena rekanan yang mengerjakan punya tanggung jawab moral dan bersedia memperbaiki seperti semula. Meski begitu, Sukoyo minta maaf karena selama dua pekan akses Jalan tidak bisa digunakan warga sekitar untuk beraktifitas.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid)  Pendidikan Dasar Dinss Pendidikan Kota Batu Hendro Wahyudi, membenarkan terkait ambrolnya plengsengan tersebut.

“Ya, rekanannya yang dari Malang sudah melakukan kesepakatan bakal memperbaiki. Kesepakatan tersebut dengan Kasek SDN 1 Bukukerto,” timpal Hendro Wahyudi singkat, tanpa menyebutkan besaran anggaran DAU yang dipergunakan. (gus)