DPKP Kota Batu Persiapkan Pembangunan Pasar Induk

31 December 2021 - 13:15 WIB

BATU ( SurabayaPost.id ) – Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman ( DPKP) Kota Batu,Bangun Yulianto, Jumat ( 30/12/2021) mengaku usai rapat persiapan pembangunan fisik Pasar Induk Kota Batu.

Rapat tersebut, menurut dia, bersama kontraktor pemenang tender, Konsultan manajemen konstruksi,dan PPK dari Kementerian PUPR, di Kantor Balai Permukiman Kementrian PUPR di Surabaya.

” Pembangunan Pasar Induk Kota Batu, menjadi prioritas Kementrian PUPR.Hal itu, terlihat paska penandatanganan kotrak antara pemenang tender PT Sasmito dari Surabaya dan PPK dari Balai Permukiman Kementrian PUPR.Kementrian meminta proses pembangunannya agar dipecepat,” ungkapnya.

Hari ini, ungkap dia, sudah dilaksanakan persiapan Pre Construction Meeating ( PCM) atau rapat pra pelaksanaan pekerjaan.

” Ini, dalam rangka percepatan pembagunan itu, dihadiri oleh kontraktor pelaksana PT Sasmito dari Surabaya dan Konsultan managenen kontruksi PT Binakarya, bersama PPK dari Balai  Permukiman Kementrian PUPR dan Kepala Diskumdag, serta dinas Permukiman Kota Batu,” terangnya.

Lantas, terang dia, mulai awal Januari sudah harus dimulai persiapan dalam rangka percepatan pembangunan.

“Tadi sempat dibahas juga bahwa Kemetrian menghendaki kalau bisa melaksanakan pembangunan dipercepat.Tidak harus sesuai masa kontrak selama 16 bulan.Kalau bisa satu tahun kenapa tidak,” tegasnya.

Sehingga, tegas dia agar diupayakan percepatannya.Dengan demikian, kata Bangun, kontraktornya sudah ada kesangupan dan akan mengupayakan mengerahkan segala daya upaya untuk  menyambut pembangunan ini degan
cepat rampung.

” Terlebih dengan kondisi yang sekarang pasar sudah kosong karena para pedagang sudah pindah ketempat relokasi sementara.Maka hal ini menjadi salahsatu kondisi yang sangat menguntungkan untuk proses percepatan pembangunan,” ucapnya.

Selain itu, ucap dia, bagi pemkot batu juga akan memfasilitasi hasil apa yang dirasa diperlukan oleh pihak kontraktor pelaksana dan PPK untuk percepatan pembangunan ini ( Gus)