Jelang Akhir Tahun, Pimpinan DPRD Kerahkan Komisi Awasi Kinerja OPD

17 October 2019 - 19:59 WIB
Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim

GRESIK (SurabayaPost.id) -Jelang akhir tahun 2019, pimpinan DPRD Gresik meminta kepada komisi komisi untuk melaksanakan sidak sesuai dengan kewenangan masing masing sebagai tindak lanjut mengawal kinerja organisasi perangkat daerah (OPD). Dengan sidak dan hearing diharapkan mampu memacu kinerja OPD maupun kinerja DPRD Gresik melalui komisi komisi sesuai bidangnya masing-masing.

Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim mengatakan, sidak dan hering OPD diperlukan untuk meningkatkan kinerja baik OPD maupun komisi. Salah satunya adalah evaluasi serapan maupun proses kegiatan hingga finishingnya. Dengan harapan pada saat tutup anggaran, tidak ada alasan klasik yang selalu dijadikan alasan OPD selama ini.

“Kami perintahkan komisi, untuk sidak cek pekerjaan proyek. Sebab evaluasi tahun kemarin, masih banyak yang selesai tidak tepat waktu. Pekerjaan banyak yang molor, juga di tegarai asal-asalan. Untuk itu, di tahun sekarang dilakukan evaluasi oleh komisi jauh hari,” ujar pria yang juga Ketua DPD Golkar Gresik ini, (17/10).

Anha panggilan Ahmad Nurhamim menambahkan, saat ini masyarakat sangat aktif dan kritis dalam mengawasi kebijakan eksekutif maupun legislatif melalui medsos. “Kinerja dewan maupun OPD yang menyoroti bukan hanya wartawan. Tetapi masyarakat dengan media sosialnya sangat mudah memviralkan kinerja yang dianggap mereka tidak becus. Karenanya kinerja kita harus meningkat agar benar benar mampu memberi kontribusi pembangunan secara maksimal,” imbuhnya.

Menanggapi perintah pimpinan, Ketua Komisi III DPRD Gresik Asroin Widiayana mengaku sudah melaksanakan perintah pimpinan sola hearing maupun sidak. Memang rata-rata proyek dilakukan di akhir tahun anggaran sehingga kemungkinan tidak maksimal dan tidak sesuai dengan perjanjian sangat mungkin.

“Hasil sidak nanti, akan kita evaluasi kemudian ditindaklanjuti dengan hearing. Dengan OPD dan pelaksana proyek, dengan harapan proyek yang dikerjakan sesuai dengan spek,”katanya.

Ditambahkan Asroin Widiyana, bahwa pelaksanaan evaluasi dilakukan di masing-masing bidang. Pada dinas pekerjaan umum ( DPU ), fokus akan memanggil perbidang baik kepala bidang ( kabid ) juga kasi dan staf. Sekarang yang tengah dilakukan pengawasan yaitu, Bina Marga dan Cipta Karya. Yaitu pada proyek pengerjaan peningkatan jalan, perbaikan jalan, gorong-gorong juga pembangunan gedung. (adv)