Kembangkan Destinasi Wisata Desa, Kades dan Disparta Gelar Wayang Kulit

16 November 2020 - 14:36 WIB
Wayang kulit di Kampung Wayang

BATU (SurabayaPost.id) – Untuk mengembangkan destinasi wisata Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Kepala Desa (Kades)  setempat bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Kota Batu. Mereka  menggelar pertunjukan wayang kulit dan beragam kegiatan seni budaya di Kampung Wayang, Dusun Jatirejo, Desa Beji,Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Minggu (15 /11/2020) malam.

Hal tersebut, dikatakan Kades Beji, Deny Cahyono pada saat prosesi kegiatan tersebut berlangsung.

Menurut Deny Cahyono yang sapaan akrabnya Sabeny, Desa Beji tengah menggelar pertunjukan wayang kulit dan beberapa kesenian budaya lainnya. Itu bertujuan untuk mengembangkan destinasi wisata desa yang ada di Desa Beji.

Kades Beji, Deny Sabeny

“Khususnya di Dusun Jatirejo, RT3 RW 4, dengan menggelar pertunjukan wayang kulit itu, sekaligus launching kampung wayang di Desa Beji,” katanya.

Itu, kata dia, harapannya dengan launchingnya desa wayang yang dimaksud, bertujuan ingin menarik magnet wisatawan untuk mengunjungi desa yang ada di kampung wayang ini.Meski begitu,ia mengaku tak cukup sampai disitu.

“Pada Sabtu dan Minggu seterusnya akan ada beberapa kegiatan pagelaran budaya yang terus digelar. Mulai dari pertunjukan musik, ketoprak dan sebagainya, dan itu rencananya bakal berlanjut untuk digelar pada setiap Sabtu dan Minggu,” ungkapnya.

Jadi, dari berbagai upaya itu, ungkap dia,  bertujuan untuk mendatangkan para wisatawan. Dengan begitu, menurut Sabeny  kegiatan apa saja dan khususnya di wilayahnya yang ditampilkan.

“Disitu untuk mendatangkan para wisatawan kita didukung oleh Ibu – Ibu PKK dan Karang Taruna,serta Dinas Pariwisata Kota Batu.Selain itu,untuk mengelar basar pula pada setiap hari Sabtu dan Minggu,” paparnya.

Itu semua, papar dia, kerjasama dengan Disparta. Tujuannya untuk mengangkat desa wisata di wilayahnya dengan gebyar wayang kulit yang sedang disuguhkannya.

“Dari Disparta Kota Batu dengan mengambil lakon atau tema Pendowo Bangun Kayangan. Dalangnya juga dari Kota Batu, yakni Eko Satriyo,” terangnya.

Selain itu, terang dia,pada malam ini sedang dilanjut dengan acara ludruk,  ketoprak yang menurutnya, itu semua ada di wilayahnya. Yang perlu diketahui, menurut Sabeny, acara yang digagasnya bersama Disparta tersebut, dimulai sejak Kamis sampai Minggu.

“Hari Kamis, kegiatan kirab tumpeng dan tumpeng jajan pasar, serta  tumpeng syukuran.Kita mengadakan istilahnya syukuran tersebut, sebagai bentuk wujud syukur kita kepada Allah SWT,” ucapnya.

Itu, semua ucap dia, agar giatnya dilancarkan dan urusan – urusan yang ada di desanya termasuk gebyar kegiatan tersebut, bisa berjalan lancar dan kondusif.

“Dari rangkaian kegiatan tersebut, selain tumpengan, juga dilakukan khataman (mengaji bersama) serta terbang jidor kemudian wayangan serta ketoprakan dan atraksi – atraksi beberapa seni budaya lainnya juga ditampilkan juga ,” timpalnya. (Gus)