Lewat Seminar, Unidha Ajak Milenial Sukseskan Pemilu 2019

23 February 2019 - 16:43 WIB
Rektor Unidha Malang Prof Dr Suko Wiyono menyerahkan cinderamata pada pemateri seminar
Rektor Unidha Malang Prof Dr Suko Wiyono menyerahkan cinderamata pada pemateri seminar

MALANG (SurabayaPost.id)  – Universitas Wisnuwardhana (Unidha) Malang mengajak kaum milenial untuk mensukseskan Pemilu 2019. Ajakan itu disampaikan lewat seminar yang digelar di kampus setempat, Sabtu (23/2/2019).

Dalam seminar itu hampir seluruhnya merupakan mahasiswa dan pelajar di Malang Raya. Mereka merupakan pemilih pemula pada Pemilu yang dilaksanakan 17 April 2019 nanti.

Dekan Fakultas Hukum Unidha Bambang Winarno  mengatakan kegiatan seminar ini bertujuan untuk mengajak pemilih pemula dalam hal ini generasi milenial dalam mensukseskan Pemilu 2019.


“Kegiatan ini diikuti para siswa dan mahasiswa di Malang Raya, agar tidak bingung dalam menggunakan hak pilihnya. Sebab, generasi milenial ini mayoritas calon pemilih tidak loyal atau swing voters. Berbeda dengan kelompok tua yang dapat dikatakan lebih demokratis,” kata dia.

Dijelaskan dia bila  kelompok tua, meskipun ada debat atau tidak, mereka sudah ada pilihannya. Mereka betul-betul demokratis dalam arti bisa memilih siapapun.

Sebaliknya, lanjut dia, generasi milenial masih  kurang paham. “Misal memilih 01 karena apa, 02 juga karena apa. Itu belum jelas alasannya,” jelasnya.


Sementara itu, Ketua Prodi Magister Ilmu Hukum Unidha Imam Ropii menyampaikan, pihaknya ikut mensosialisasikan pelaksanaan pemilu, karena dinilai banyak mahasiswa kurang paham dalam pendaftaran untuk menggunakan hak pilih mereka.

“Ini penting sekali karena itu hak mereka. Kalau tidak dilaksanakan mubadzir. Kalau gak cocok kan menyesalnya lima tahun,” tegasnya.

Selain itu, Rektor Unidha Malang, Suko Wiyono menambahkan, pihaknya juga akan membantu untuk mensosialisasikan ke beberapa pihak guna kesuksesan pemilu.

“Siapapun pilihannya mahasiswa harus ikut mencoblos, tidak perlu ada TPS di kampus. Sebab, saat ini generasi millenial ada sekitar sekitar 30 juta. Maka saya akan bantu sosialisasikan melalui Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI), Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dan Provinsi, biar sukses, paling tidak di Jawa Timur,” tandasnya.

Makanya  seminar tersebut  bertajuk ‘Pemilih Pemula : Peran Generasi Millenial Dalam Mensukseskan Pemilu 2019’. Seminar itu diikuti sekitar  300 generasi milenial se-Malang Raya, dan dihadiri Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang, Santoko.

Karena itu, kata Suko Wiyono, seminar nasional tersebut menyelenggarakan kegiatan ilmiah. Topiknya, tentang pemilih milenial dalam Pemilu 2019. “Sehingga mereka ikut mensukseskan Pemilu nanti. Itu harapannya, “ pungkas Suko Wiyono yang juga Ketua Senat UM ini. (lil)