Pangdivif 2 Kostrad Buka Cobra Paragliding Open Championship

21 June 2019 - 17:55 WIB
Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Tri Yuniarto,
Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Tri Yuniarto bersama Wawali Punjul Santoso

BATU (Surabayapost.id) – Cobra Paragliding Open Championship Yonkes 2 Kostrad dibuka Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Tri Yuniarto,  di Gunubg Banyak, Kota Batu, Jatim, Jumat (21/6/2019). Kejuaraan dalam rangka HUT Divif 2 Kostrad ke-58 itu juga dihadiri Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso.

Menurut Tri Yuniarto kegiatan yang  diselenggarakan Batalyon Kostrad 2 –yang merupakan jajaran dari Divisi 2 Kostrad– itu diikuti 92 atlet. “Kegiatan ini yang pertama kali kami  laksanakan. Kebetulan ini jadi rangkaian HUT yang ke -58 Divisi 2 Kostrad,” katanya.

Kejuaraan paralayang itu digelar, kata dia, agar memberikan manfaat bagi masyarakat. Terutama masyarakat di Malang Raya.

“Manfaat itu khususnya untuk pengembangan olahraga dirgantara seperti paralayang. Kita tadi melihat bersama banyak sekali anak – anak muda berusia 14 tahun dan ada yang 15 tahun.Mereka  ikut bertanding pada Cobra Paragliding Open Championship ini,” tandasnya.

Makanya,  dia sangat berterima kasih banyak pada  Pemerintah Kota Batu. Alasannya karena mendapat dukungan. Bahkan Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso hadir di acara tersebut.

“Kami mendapat kepastian dari Bapak Punjul bahwasanya tempat ini akan dikembangkan menjadi tempat olahraga paralayang berstandar internasional. Jadi nantinya pada event – event kedepan kita bisa menyelenggarakan event setingkat dunia,” katanya.

Untuk  itu, Tri Yuniarto berharap prestasi para atlet tidak hanya di tingkat nasional. Namun bisa ke level internasional.

“Yang saya ketahui beberapa bulan lalu, ada putra daerah Kota Batu yang bisa tampil memperoleh medali emas pada event Asian Games. Itu saya kira bagian dari yang luar biasa,” puji Tri Yuniarto.

Maka dari itu, Tri Yuniarto meyakini  anak – anak muda yang dilihatnya bisa berprestasi internasional juga. Apalagi mereka diakui dia sangat antusias mengikuti kejuaraan paralayang.

“Mereka merupakan bibit – bibit unggul profesional. Mudah – mudahan mereka bisa menggantikan kakak – kakaknya kelak,” katanya.

Apalagi, lanjut dia, di TNI ada program kerja untuk pembinaan bagi mereka.  “Sebab sebagai satuan komando wilayah juga memiliki tanggung jawab ikut membina masyarakat di sekitar pangkalan ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso mengaku bangga. Sebab Divif 2 Kostrad melaksanakan event kejuaraan di Gunung Banyak,  Kota Batu.

“Mayor Jenderal yang telah mengadakan event di Kota Batu ini merupakan bentuk sinergitas yang baik. Jadi beliau tidak hanya sebagai mengamankan negara. Tapi bagaimana berkomunikasi dengan masyarakat yang ada di Kota Batu khususnya di event paralayang ,” katanya.

Sedangkan manfaat bagi para atlet, kata dia, kejuaraan kali ini sebagai pemanasan. Sebab pesertanya diyakini Punjul tidak hanya dari dalam negeri.

“Kami yakin itu karena tempat ini sudah  menyedot perhatian banyak atlet mancanegara. Mengingat  beberapa bulan kemarin kita sudah melakukan event untuk seluruh dunia,” paparnya. (gus)