Pemkot Bersama PSSI Gelar Kejuaraan Futsal Putri 

12 October 2019 - 20:35 WIB
Kejuaraan Futsal Putri yang digelar Pemkot Batu bersama PSSI Kota Batu.

BATU (SurabayaPost.id) –  Menyambut HUT Ke 18 Kota Batu, PSSI Kota Batu gandeng dengan salah satu organisasi wartawan Kota Batu, bersama Pemkot Batu, menggelar kejuaraan Futsal Putri 2019. Kejuaraan yang  memperebutkan piala Wali Kota itu digelar di Gor Gajahmada, Kota Batu, Sabtu (12/10/2019).

Dari sejumlah  20 tim jenjang SMA/MA di Kota Batu itu dalam pertandingan, panitia menerapkan sistem setengah kompetisi. Sejumlah  5 grup, setiap grup diisi 4 tim. Jika menang tim tersebut akan mendapatkan 3 poin, draw 1 poin dan kalah 0 poin. 

Dengan begitu, dari sejumlah 5 tim yang menjadi juara grup dan 3 runner up terbaik akan masuk 8 besar. Sedangkan untuk 8 besar, tim yang kalah ,bakalan gugur secara otomatis, tim menang akan melangkah ke perempat final hingga partai puncak diperebutkan oleh dua tim terbaik pada Sabtu (19/10/2019). 

Yang perlu diketahui dalam event tersebut, bagi Juara I bakal mendapatkan uang pembinaan (UP) Rp 2,5 juta + tropi dan piala bergilir Wali Kota dan yang Juara IIakan  mendapat UP Rp 1,5 juta + tropi, serta yang Juara III mendapat UP Rp 1 juta + tropi.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko sangat mengapresiasi kompetisi tersebut. “Gelaran ini karena menjadi perlombaan futsal pelajar perempuan yang pertama di Kota Batu. Event ini bisa diselenggarakan setiap tahun,” kata Dewanti Rumpoko. 

Untuk itu, Wali Kota perempuan yang pertama di Malang Raya ini, mengatakan,terlebih di zaman emansipasi wanita seperti sekarang,menurutnya wanita bebas mengekspresikan diri tanpa adanya batasan dari siapapun.

“Berbagai bidang kehidupan wanita telah mampu memegang peranan penting, baik bidang politik, sosial budaya bahkan olahraga. Bidang olahraga yang dulunya menjadi milik kaum pria, sekarang perempuan sudah menjadi bagian didalamnya. Perempuan tidak lagi menutup diri terhadap kegiatan-kegiatan olahraga yang syarat dengan kontak fisik,” tandasnya. 

Tidak bisa dipungkiri, tandas dia, keikutsertaan wanita, menurut dia, tidak sekadar sebagai partisipan saja, menurutnya.

“Terbukti sudah banyak kompetisi-kompetisi yang bersifat profesional, bagi para olahraga perempuan. Prestasi yang sudah ditorehkan pun tidak sembarangan.Untuk Indonesia sendiri atlet-atlet perempuan telah banyak mengharumkan nama bangsa di kancah internasional,” puji Dewanti Rumpoko.

Sementara itu, Ketua panitia  Syahrul Huda menambahkan, event tersebut, menurutnya selain untuk memperingati hari jadi Kota Batu.

 “Tournament ini diharapkan bisa menggali potensi bakat atlet futsal wanita yang nantinya bisa mengharumkan Kota Batu di kancah nasional maupun internasional,” timpalnya.

Oleh karena itu, pria berdarah Manado tersebut, mengucapkan rasa terima kasihnya bagi pihak – pihak terkait yang mendukungnya.

“Atas dukungannya, semoga kegiatan ini bisa membangun semangat olahraga khususnya futsal bagi pelajar wanita.Kami berharap, akan terus bermunculan bakat dan talenta para atlet futsal kaum Hawa, yang bisa mengukir nama harum Kota Batu,” pungkasnya (Gus)