Gara-gara Covid-19, Mega Proyek Kereta Gantung Masih Menggantung

30 September 2020 - 12:21 WIB
Wawali Punjul Santoso

BATU (SuravayaPost.id) – Rencana mega proyek pembangunan kereta gantung di Kota Wisata Batu masih menggantung. Alasannya karena terkendala pandemi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso, Rabu (30/9/2020). Menurut Punjul, jika tidak ada pandemi maka pembangunan program kereta gantung tersebut, diyakini sudah mulai dikerjakan sejak bulan September.

“Karena adanya Covid- 19,mega proyek tersebut terkendala dan Pemkot Batu mendahulukan program pemulihan ekonomi,” katanya.

Dan itu, kata dia, pada bulan September 2019 silam,menurutnya sudah jadi pembahasan, bahkan sudah hadir perwakilan perusahaan yang bakal membangun proyek tersebut Hans Jost Austria’s Cable Car Supplier and Manufaktur dari Austria.

”Namun saat ini Pemkot Batu masih fokus kepada penanganan pandemi covid-19,” ngakunya.

Saat disinggung terkait pembahasan terakhir tentang kereta gantung oleh pemkot, Punjul mengaku pembahasan tersebut berisikan tentang regulasi pembangunan kereta gantung pada Februari lalu.

“Regulasi tersebut dibahas dalam Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Perubahan Perda (Peraturan Daerah), RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah), dan RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) 2021,” paparnya.

Kendati papar dia, saat ini tidak ada kelanjutannya.Meski begitu, Ia mengaku belum pasti berhenti total.

“Apalagi berdasarkan kajian dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya juga pernah menekankan bahwa Kota Batu sudah layak didirikan kereta gantung,” tandasnya.

Meski begitu, tandas dia, bahwa persiapan kereta gantung masih cukup panjang salah satunya ketersediaan rute di setiap stasiun pemberhentian dan penundaan Detailed Engineering Design (DED) yang tertunda karena Covid-19. (Gus)